108 IP Mengaku Googlebot, Hanya 1 yang Asli. Ini Cara Mengeceknya
Pada posting sebelumnya saya menunjukkan bagaimana ibahasa.com kedatangan satu pola scraper yang menyamar sebagai Googlebot. Pola itu memakai banyak alamat IP agar terlihat seperti pengunjung biasa. Sekarang saya tunjukkan cara…
Pola Scraper Web di Era AI: 6.881 Request dari 187 IP
Di artikel sebelumnya saya menceritakan kenapa ibahasa.com mengubah arah dari kamus menjadi riset dan benchmark. Keputusan itu berawal dari data trafik halaman /kata. Saya mengira pembaca beralih ke mesin pencari…
1.150 Halaman Kamus = 17 Pembaca. Ini Pelajaran Pahitnya
Bagi saya pribadi, ibahasa.com bukan kamus biasa, melainkan kamus bahasa Indonesia kontemporer yang merangkum slang gaul, dialek daerah, sampai bahasa tempo dulu era Van Ophuijsen. Cerita lengkapnya pernah saya tulis…
Digitalisasi Bahasa Tempo Doeloe: Di Balik Layar “ibahasa Vision” dan Perburuan Buku Tua
Ketika membangun kamus kontemporer seperti ibahasa.com, saya tidak hanya terfokus pada bahasa gaul yang muncul di media sosial kemarin sore. Proyek ini punya misi besar untuk mendokumentasikan evolusi bahasa Indonesia,…
Dapur ibahasa.com: Membangun “Consensus Auditor” dengan Orkestrasi Multi-LLM
Banyak yang mengira membangun kamus digital di era AI cukup dengan memanggil satu API, generate definisi, lalu selesai. Tapi di ibahasa.com, kami punya standar yang sedikit lebih kompleks. 😂 ibahasa…
Komentar