Membuat Form Registrasi dan Sistem Aktivasi Menggunakan PHP Mailer – Day 1

Sebuah situs yang memiliki fitur form pendaftaran atau registrasi rata-rata telah menggunakan sistem email aktivasi untuk memvalidasi apakah email yang digunakan user memang benar-benar valid atau palsu. Sistem validasi ini sudah sangat populer dan digunakan oleh banyak situs.

Tutorial PHP Mailer

Tutorial PHP Mailer

Jika kita menggunakan Engine tertentu, WordPress misalnya, sistem pendaftaran menggunakan mailer tentu saja sangat mudah diaplikasikan. Namun jika kita membuat sendiri sistem aplikasi web dengan basis PHP, developer tentunya butuh trik sebuah trik agar mailer dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Jika pembaca memang ingin membangun sendiri sistem pendaftaran atau registrasi beserta mailernya, PHP Mailer yang merupakan produk dari WorkXWare adalah Class / plugin PHP yang cukup bagus untuk di-embed ke dalam sistem. PHPMailer merupakan sebuah class PHP yang berisi fungsi-fungsi untuk melakukan akomodasi email melalui website. Lebih dari 9 juta developer menggunakan Class Mailer ini untuk aplikasi web mereka.

Oleh karena itu, mari kita membuat implementasi pendaftaran menggunakan mailer. Karena tutorial ini cukup panjang, penulis akan membuatnya menjadi tiga sesi, yaitu :

Day 1 (Hari Pertama) – Untuk persiapan class, database dan konfigurasi sistem

Day 2 (Hari Kedua) – Pembuatan form dan sistem

Day 3 (Hari Ketiga) – Implementasi PHP Mailer untuk aktivasi melalui email

Konfigurasi Tambahan – Mengatasi Gagal Kirim Email Pada Php Mailer

Sedangkan cara kerja untuk aplikasi mailer sederhana yang akan kita bangun nanti sebenarnya mirip sistem mailer pada umumnya yaitu menggunakan metode link aktivasi. Berikut adalah cara kerjanya :

  1. User melakukan pengisian form dengan 2 field yaitu Nama dan Email
  2. Sistem akan mengirimkan link aktivasi pada Email, sesuai alamat input data dari user
  3. User melakukan klik pada link aktivasi dan sistem akan mendeteksi bahwa user telah melakukan aktivasi

Tutorial persiapan Class PHP Mailer dan Persiapan konfigurasi database

1Gunakan Hosting

Class PHPMailer membutuhkan hosting dengan spesifikasi yang sangat minimal, tidak perlu hosting yang premium. Aplikasikan tutorial ini langsung ke server hosting, jangan menggunakan Localhost. Karena sistem mailer membutuhkan area kerja server yang langsung terkoneksi di dunia maya.

2Download PHPMailer

Silahkan download Class PHPMailer melalui link ini (https://github.com/Synchro/PHPMailer) atau bisa melalui link dari Google Code (http://code.google.com/a/apache-extras.org/p/phpmailer/), https://github.com/PHPMailer/PHPMailer. Setelah terdownload, ekstrak ke dalam sistem folder aplikasi pendaftaran Anda. Lihat gambar berikut :

folder library mailer

folder library mailer

Semua class library yaitu class.phpmailer.php, class.pop3.php, dan class.smtp.php penulis masukkan ke dalam folder library yang terletak di root aplikasi. Pastikan di dalam folder library terdapat 3 Class tersebut dan jangan sampai ada yang kurang.

3Konfigurasi Database

Melalui phpmyadmin di hosting CPanel buatlah sebuah database dengan nama misalnya namadomain_mail. Kemudian di dalam database tersebut, buat sebuah tabel semisal bernama User, dengan 4 kolom yang memiliki struktur konfigurasi sebagai berikut :

1. id => tipe data Varchar – 100 digit (Primary).
2. Name => tipe data Varchar – 100 digit (Not Null).
3. Email => tipe data Varchar – 100 digit (Not Null).
4. Confirm => tipe data Varchar – 5 digit (Not Null).

Jika kurang begitu jelas, berikut saya lampirkan gambar screenshot untuk konfigurasi tabel database tersebut :

konfigurasi database mailer

konfigurasi database mailer

Penjelasan tabel database :

1. Kolom ID nantinya akan kita fungsikan untuk menampung data acak yang dicreate melalui fungsi PHP. Kolom ID ini bersifat unique (unik) karena setiap user yang mendaftar akan mendapatkan ID yang berbeda-beda untuk keperluan aktivasi melalui link yang dikirimkan email

2. Kolom Name untuk menampung data nama pendaftar, dan kolom Email adalah data email yang nantinya akan dikirimkan kode aktivasi berupa link.

3. Sedangkan kolom Confirm kita fungsikan sebagai boolean (yes atau no). Secara default, sistem akan memberikan boolean bernilai No, dan ketika user melakukan aktivasi database otomatis mengubahnya menjadi Yes.

4Pembuatan Form dan Sistem

Sesuai konfigurasi database, berarti kita memiliki dua field untuk form pendaftaran yaitu Kolom Nama dan Email. Sesuai keperluan pembaca, silahkan tambahkan kolom lain dan sesuaikan dengan form pendaftaran. Untuk tutorial mengenai pembuatan form dan sistem akan saya lanjutkan pada tutorial ke Day 2.

 
Muhammad K Huda

Muhammad K Huda

A non exhausted blogger person within fullstack engineer (spicy food), open source religion, self-taught driver and maybe you know or don't like it. Simply says, Hello from Me!

 

6 thoughts on “Membuat Form Registrasi dan Sistem Aktivasi Menggunakan PHP Mailer – Day 1

  1. bro maaf itu day 1 penjelasannya kurang detail, maksudnya di ekstrak ke dalam sistem folder aplikasi pendaftaran Anda. Lihat gambar berikut, maksudnya gimana gan, ane gak paham banget ini hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chaptcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.